Masih Bingung? Berikut Penjelasan Info Pajak Kendaraan Bermotor


May 27, 2019

Setiap kekayaan yang seseorang miliki, tentulah dikenakan biaya pajak. Tidak terkecuali kendaraan bermotor. Akan tetapi, kadang seseorang malas untuk membayar pajak, dengan beberapa alasan tertentu. Padahal, bayar pajak merupakan suatu kewajiban. Mengingat tujuan pajak untuk membangun Negeri ini, jadi jangan sampai tidak membayar pajak ya.

Selain kewajiban, membayar pajak kendaraan bermotor ternyata mempunyai manfaat yang akan anda rasakan ketika anda ingin melakukan pinjaman ke bank. Pembayaran pajak memiliki riwayat, dan riwayat-riwayat gtersebut akan membantu memudahkan anda untuk melancarkan pinjaman.

Hal-hal mengenai perpajakan ini pun diatur oleh UU Nomor 22 tahun 2009 yang menegaskan mengenai lalu lintas dan angkutan jalan pasal 70 ayat 2. Dalam pasal tersebut, menyebutkan bahwa STNK dan TNKB hanya berlaku selama lima tahun. Ini artinya, harus ada pengesahan tiap tahunnya, dan jika tidak dilakukan, maka surat-surat pun tidak sah untuk digunakan.

Pajak pun berbeda-beda, dan setiap kendaraan memiliki jumlahnya tersendiri tergantung wilayahnya, apakah sedang mengalami pembangunan yang besar atau tidak. Tergantung juga pada seberapa banyak kendaraan yang anda miliki. Paja seperti ini dinamakan pajak progresif. Semakin banyak kendaraan yang anda miliki, maka semakin besar pula pajak yang harus anda bayar.

Lalu, bagaimana untuk melakukan cek pajak kendaraan bermotor? Bagaimana menghitungnya, dan apa saja syarat-syarat dalam pajak tersebut? Simak ulasan di bawah ini:

Untuk mengetahui info pajak kendaraan bermotor, tentulah anda harus memiliki motor terlebih dahulu. Pajak ini ada yang dibayar setiap tahun dan lima tahunan. Untuk pajak  yang dibayar setiap tahunnya, atau biasanya disebut juga sebagai pajak pengesahan STNK. Oh iya, oleh karena itu, STNK kendaraan anda jangan sampai hilang ya.

Baca Juga :  Harga Mobil Honda All New Brio

Nah, apabila anda membeli motor bekas, itu artinya kendaraan yang anda miliki adalah hasil tangan kedua, maka anda harus terlebih dahulu mengurus balik nama kendaraan anda untuk melakukan perpanjangan tersebut.

Dan untuk info pajak kendaraan bermotor yang dibayar lima tahunan, Lalu cek fisik kendaraan. Nah, anda akan mendapat plat nomor baru. Disini perlu diinformasikan, bahwa telat bayar pajak STNK akan menyebabkan anda terkena denda. Jadi, jangan sampai telat bayar pajak ya.

Ada juga yang sangat harus diperhatikan oleh para pengguna kendaraan bermotor, yaitu jangan sampai STNK mati atau hangus. Perlu diketahui, bahwa setiap mati dua tahun, maka BPKB bisa hangus. Bakalan repot jadinya. Bukan masalah denda lagi, udah denda, malahan kendaraannya illegal buat digunakan, karena sudah hangus surat-suratnya. Jadi sekali lagi, rajin-rajin ya mengurus surat kendaraan. Karena jika malas mengurus, alih-alih menikmati kendaraan yang dimiliki, malah akhirnya kendaraan tersebut akan mendatangkan masalah besar bagi penggunanya.

Kembali lagi soal pajak progresif, yang menegaskan banyaknya kendaraan, semakin besarnya jumlah pajak yang harus dibayar. Hal ini sangat sering mendatangkan masalah, lantaran masyarakat yang seringkali besar konsemsinya (konsumtif) namun tidak didasari dengan kebijakannya dalam mengurus segala sesuatu. Padahal, dalam membayar pajak tidaklah serumit yang dipikirkan, atau perlu waktu yang lama. Bahkan, sekarang sudah tersedia layanan membayar pajak secara online. Di wilayah-wilayah seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan beberapa daerah lain sudah bisa menikmati layanan ini. caranya pun cukup mudah, dengan mengunjungi laman e-samsat. Setelah itu, tinggal masukkan data-data kendaraan, dan pembayaran bisa dilakukan via ATM. Mudah sekali bukan? Zaman kini canggih lah, jadi jangan pada banyak alasan buat gak bayar pajak.

Baca Juga :  Cara Memilih Knalpot Yoshimura Ori agar Tidak Tertipu

 

 

Related